Lensa Cembung: Pengertian, Rumus, Jenis, Sifat, dan Bayangan

Lensa Cembung

Lensa cembung – Tahukah kalian apa itu lensa cembung? nah materi pembahasan contohsoal.co.id kali akan membahas mengenai lensa cembung? Lensa cembung adalah jenis lensa yang banyak digunakan dalam kehidupan manusia.

Penggunaan lensa cembung umumnya digunakan untuk meningkatkan efek bayangan pada suatu objek. Beberapa objek yang menggunakan lensa cembung, seperti kacamata, teropong, proyektor, dll.

Pengertian lensa cembung

Lensa cembung adalah lensa di tengah yang lebih tebal dari tepi atau menonjol.

Lensa cembung umumnya berbentuk lingkaran dan terbuat dari kaca atau plastik untuk memiliki indeks bias yang lebih tinggi daripada indeks bias udara. Lensa cembung memiliki sifat gambar yang nyata, terbalik dan diperbesar.

Rumus lensa cembung

Lensa Cembung
Lensa Cembung

Formula untuk menentukan fokus lensa cembung:

Keterangan:

  • nu adalah indeks bias udara atau air
  • R1 dan R2 adalah kelengkungan lensa cembung

Formula untuk melihat jarak bayangan pada lensa cembung:

1 / f = 1 / s + 1 / s ‘

Keterangan:

  • f = fokus target cembung
  • s = jarak objek
  • s “= jarak bayangan

Gambar yang dihasilkan oleh lensa cembung itu nyata, terbalik dan diperbesar.

Memperbesar lensa cembung (M)

M = S ‘/ S atau M = h’ / h atau mungkin dengan rumus M = f / (s-f)

Jenis lensa cembung

Lensa cembung dapat dibagi menjadi tiga jenis tergantung pada bentuk:

  • Bikonveks atau cembung ganda.
  • Plankonveks atau bidang cembung.
  • Cekung atau cekung cekung.

Sinar Istimewa Lensa cembung

Pada gambar di atas adalah sinar khusus pada lensa cembung:

  • Gambar a. Sinar yang tiba sejajar dengan sumbu utama dibiaskan oleh fokus (F1) di belakang lensa.
  • Gambar b. Sinar yang mencapai titik AF di depan lensa (F2) dibiaskan sepanjang sumbu utama.
  • Gambar c. Cahaya yang melewati pusat optik lensa (O) dilanjutkan dan tidak dibiaskan.

Sifat Lensa Cembung

  • Untuk lensa cembung, cahayanya dapat datang dari dua arah, sehingga lensa cembung memiliki 2 titik AF. Cahaya datang di lensa cembung anterior dan cahaya dibiaskan di lensa posterior cembung.
  • Ketika 3 sinar masuk secara paralel dan menghadap lensa cembung, sinar dibiaskan oleh lensa dan memotong atau menuju ke suatu titik. Titik fokus di bagian depan lensa cembung disebut fokus virtual atau fokus pasif (F2), dan titik fokus di bagian belakang lensa cembung disebut fokus sejati atau fokus aktif (F1).
  • Lensa cembung konvergen (koleksi). Karena cahaya yang melewati lensa cembung selalu dibiaskan pada satu titik atau mengumpulkan cahaya, lensa cembung disebut lensa konvergen.
  • Jarak fokus lensa cembung selalu positif karena persimpangan atau target sinar bias selalu terletak di belakang lensa cembung, sehingga fokus lensa cembung adalah fokus yang sebenarnya.
  • Jumlah refraksi pada lensa cembung dipengaruhi oleh indeks bias bahan lensa dan kelengkungan permukaan lensa. Indeks bias itu sendiri tergantung pada kecepatan rambat cahaya di lensa.
  • Lensa cembung tebal menghasilkan lebih banyak distorsi cahaya daripada lensa cembung tipis. Selain itu, lensa cembung yang tebal juga menghasilkan panjang fokus lensa yang lebih pendek daripada lensa cembung sederhana.

Sifat Bayangan Lensa Cembung

1. Benda terletak di antara O dan F

A’B ‘= bayangan virtual di depan lensa
F1 = fokus di belakang lensa
F2 = fokus di depan lensa Silhouette: virtual, vertikal, diperbesar

2. Benda terletak di antara F2 dan 2F2

Bayangan A’B adalah: nyata, terbalik, diperbesar3.

3. Benda di antara F2 sampai dengan ~

Bayangan A’B Bersifat adalah: nyata, terbalik, berkurang.

Dari tiga lukisan:

Jika objek berada antara 0 dan F, ini adalah jenis gambar virtual dalam posisi vertikal di area tersebut.
Jika objek berada di antara F dan 2F, jenis gambar itu nyata, terbalik, dan diperbesar.
Jika s = f, gambar tegak, virtual hingga tak terbatas
Jika s = 2 f, bayangan adalah sebaliknya, nyata, sama
Jika s> 2f, gambar asli dikurangi secara terbalik
Bayangan lebar | s ‘| > s bayangan berkurang jika | s ‘| <S. (Catatan: | -5 | = 5 atau | 5 | = 5)

4. Benda terletak di fokus di (F)

Objek dalam fokus pada (F) Objek dalam fokus (s = f), bayangan yang mudah dikenali adalah: virtual, vertikal, diperbesar.

5. Benda terletak di 2 F (s = 2f)

Objek berada pada 2 F (s = 2f) Bayangan Nyata, terbalik, sama

Objek dalam 2F2, bayangan 2F1 adalah: real, inverted, equal.

Dari kelima lukisan tersebut kita dapat menyimpulkan:

  • Semua bayangan virtual yang dibentuk oleh lensa cembung selalu tegak lurus terhadap objek.
  • Semua gambar nyata yang dibuat oleh lensa cembung harus dibalikkan ke objek.

Hubungan Antara s, s′ dan f Lensa Cembung

Pengamatan atau praktek menggunakan lensa cembung, lilin.

Pengamatan dengan lensa cembung dengan:

f = 20 cm.
s = jarak objek
s ‘= jarak bayangan

Jika Anda menghapus layar atau mendekati layar saat s> 20, bayangan yang jelas muncul di layar. Biasanya, pengamatan atau praktik seperti status penghapusan objek dan penghapusan bayangan ditulis ke tabel. Jarak bayangan dan jarak objek diubah dan diukur, jika bayangan pada layar cukup jelas.

Manfaat dan Penggunaan Lensa Cembung Dalam Kehidupan Sehari hari

  • Orang yang tidak dapat membaca dari jarak normal atau menderita rabun jauh (miopia) dapat dibantu dengan kacamata lensa cembung sehingga mereka dapat membaca atau melihat normal dalam jarak 25 cm.
  • Gunakan teropong dengan dua lensa cembung untuk membuat benda langit lebih jelas dan lebih dekat dengan para astronom
  • Ahli biologi atau pekerja laboratorium mengamati bakteri, dll. Menggunakan mikroskop dengan lensa cembung.
  • Lensa cembung digunakan pada kaca pembesar. Misalnya, arloji mekanis yang menggunakan kaca pembesar untuk mengamati sebagian kecil jam.
  • Lensa cembung juga digunakan untuk periskop, proyektor slide, uskup, proyektor bioskop, dll.